Minggu, 30 November 2014

Karma Fisika

     Ya ampuuuuuuuuuuuun, aku lupa mengerjakan tugas yang diberikan ibu guru . ahhh gimana nih, ah aku tanya ke Maeimun aja ah
"hei maimun apa kabar? kamu kok cantik banget hari ini?"
"udahlah Munaroh kamu mau apa dariku, gak usah basa basi ".
"yah galak banget sih kamu Maemun, aku nanyak boleh gak".
"ya cepetan , kamu mau nanya apa?".
"kamu PR yang diberikan ibu Sutinem udah apa belum".
"haaa PR yang mana sih".
"itu loh yang ada di Lks".
"oh yang itu, ya aku sudah lah"'
"ha? beneran? aku nyontek donk".
"gak mau ah"
"ayolah Maemun, nih aku kasih 5000"
"astaghfirullahalazim Munaroh kamu mau nyogok aku? bagaimana Indonesia mau maju kalau raakyatnya kayak kamu semua, masih kecil kecil udah main sogok-sogokan. . ."
"yah udah nih 10000"
"yah udah mana, jangan diulangi lagi ya, cepetan loh nyonteknya"

setelah perdebatan yang sangat sengit antara aku dan Maemun, akhirnya dia memberi aku contekan juga, kemudian aku buka  pelan-pelan bukunya disitu ada beberapa nomor yang terisi sebagian juga ada yang belum terisi. oh ya hampir lupa aku ini adalah salah satu Siswi SMA di kota Bangkalan. Aku kelas 2 SMA  aku adalah orang yang sangat membenci Fisika, setiap ada pelajaran Fisika aku terkadang tidak mendengarkan malah ngobrol sendiri sama teman sebangku.

aku mencontek dengan cepat sampai akhirnya selesai juga, kemudian aku mengembalikan buku itu ke Maemun, "Terima kasih  ya Maemun, kamu memang temanku yang sangat baik dan cantik lagi". kataku kepadanya."ya sama-sama Munaroh" sahutnya. sekarang aku merasa lega dan sangat senang, pelajaran demi pelajaran telah berlalu, sampai akhirnya pada pelajaran yang sangat aku benci, benci,benciiiiii.  ibu mulai memasuki kelas dan sambil mengucapkan salam.

lalu beliau langsung membahas PR yang telah diberikannya dengan menyruh setiap anak maju ke depan untuk menuliskan hasil kerjanya di papan tulis. teman per teman telah banyak yang maju, aku sangat santai karena aku sudah mengerjakannya nanti tinggal menyalin apa yang ada di buku ini. haha sampai akhirnya giliranku maju kedepan dan ternyata pada saat giliranku ini  adalah soal yang belum aku selesaikan, haaaaa mati ini aku mulai panik mencari jawaban kesana kemari, sampai ibu Sutinem memangilku ke depan, aku mulai berkeringat dingin, peluh bercucuran,  kemudian ibu memergokiku.

"hei Munaroh, ayo cepat kerjakan"
"i. . .iya bu ini sedang di proses" jawabku gugup. Aku mencari rumus apa yang harus aku pakai untuk menyelesaikan soal ini, IMPULS bukan, gerak parabola bukan, lalu yang mana?
"hei Munaroh mana ? katanya sedang di proses, kok kamu belum nulis juga"
"i. . . iya bu ini masih buffering"
"buferring, buferring emang kamu komputer apa?, jangan-jangan kamu belum ngerjakan ya?"
"Sudah bu. . . . "
"lah kalau sudah kenapa gak kamu tulis sekaran"
"sudah bu. . saya sudah bu. .  saya sudah gak tahan lagi mau buang air"
ya ampun Munaroh yaudah cepet sana kamu ke WC

Rokok Elektrik Buatan Tiongkok Dapat Sebarkan Virus ke Komputer

www.esfjc.co.uk

Woooooow kabar yang mengejutkan bagi pengguna komputer. Jika anda perokok dan telah beralih ke rokok elektrik, mungkin anda harus menghindari produk buatan Tiongkok. Kecuali anda siap untuk mengganti komputer anda. Terbukti, rokok elektrik buatan negeri tirai bambu itu bakal membuat komputer anda terinfeksi virus dan malware.Baru-baru ini, seorang redditor memposting pernyataannya ke forum e-ciggarete dengan cerita tentang kinerja komputer bosnya yang mengalami penurunan performa karena virus misterius.

Ketika diselidiki kenapa bisa seperti itu, sebab penurunan performa komputer justru tak datang dari unduhan yang disinyalir berbahaya untuk komputer. Namun, belakangan diketahui bahwa bosnya menyambungkan kabel USB untuk daya rokok elektrik langsung ke komputernya.Penyelidikan tampaknya menunjukan setidaknya beberapa merek rokok elektrik buatan Tiongkok berpotensi mentransfer program berbahaya ke komputer.

Hal yang mengejutkan lainnya adalah, akibat menyambungkan daya rokok elektrik dan menginfeksinya melalui virus, data-data dalam komputer anda lebih rentan untuk diretas oleh Hacker Tiongkok, persoalannya hanyalah pada waktu. Jadi, jika rokok elektrik anda buatan negeri tirai bambu, mungkin anda akan mempertimbangkannya memiliki charger yang dikonversi untuk USB, atau anda mungkin berminat untuk berhenti merokok selamanya.

Sabtu, 29 November 2014

Berakhirnya Manga Terbaik

       Manga adalah Komik yang berasal dari Jepang sana. Mungkin begitu banyak pencinta manga di luar sana yang sedih bahkan menangis kerena berakhirnya salah satu manga terbesar yang satu ini. ya seperti yang sudah kita semua ketahui bahwa manga Naruto berakhir pada Chapter 700. Naruto adalah salah satu bahkan yang nomor satu dari banyak manga yang saya gemari. Berakhirnya manga Naruto ini memang santer terdengar sejak tahun 2012 lalu, awalnya saya pikir itu hanya hoax belaka, saya kira manga Naruto ini berakhir masih lama bahkan mungkin tidak akan pernah berakhir (Sedikit Lebay).


     Di chapter 700 ini menceritakan beberapa tahun kemudian setelah Perang Dunia. Disini Nampak naruto yang sudah memiliki anak dari Hinata. dan karakter yang lain juga yang setingkat dengan Naruto semua sudah memiliki anak. disini juga diceritakan bahwa Naruto telah menggapai Cita-citanya yaitu menjadi seorang Hokage ketujuh setelah kakshi selaku Hokage keenam mengundurkan diri karena alasan tertentu. Berikut ini adalah gambar dari anak-anak Naruto dan Hinata yang saya dapatkan dari Mbah google.

   
      Namun walaupun Manga Naruto ini sudah Tamat (hiks hiks hiks), Anime naruto masih tetap berlanjut mungkin masih tersisa sekitar kurang lebih 50 episode lagi, jadi kita masih dapat menikmati Anime yang satu ini (Hurrraaaay). memang tamatnya manga naruto membuat para penggermarnya yang melimpah di dunia ini Kecewa dan banjir air mata. Namun Masashi Kishimoto (pembuat Manga Naruto) membuat The Movie yaitu "Naruto The Last" yang rilis dibulan Desember Nanti dan akan mengobati sedikit kekecewaan para Fansnya yang sudah terlanjur kecewa dengan berakhirnya Manga Terbaik ini.

    Terlebih lagi dari beberapa sumber yang saya baca di internet bahwa akan ada Naruto The Next Generation yaitu Mini manga dari lanjutan Naruto yang InsyaAllah akan keluar pada 2015 tahun depan ini. saya memiliki beberapa alasan kenapa saya sangat menggemari Naruto selain alur ceritanya yang sangat seru yaitu karena.  yang pertama Naruto ini karena terdapat cerita tentang kegigihan seorang Anak untuk tidak pernah Menyerah menggapai Cita-citanya Menjadi seorang Hokage. terbukti dia yang awalnya hanya seorang anak kecil bisa dibilang bocah ingusan yang hanya bisa membuat onar saja (untuk menarik perhatian orang lain karena dia kesepian), kini dia menjadi seorang Hokage dan Pahlawan yang diagung-agungkan di Desanya.

   Alasan kedua yaitu karena terdapat banyak sekali Kata-kata mutiara yang sering diucapkan oleh beberapa karakter di Naruto. seperti yang dikatakan Uchiha Itachi "Mengenali diriku sendiri adalah kunci untuk mencapai kesempurnaan.. karena itu berarti aku mengetahui apa yang bisa dan tidak bisa kulakukan". dan masih banyak lagi kata-kata bijak atau mutiara yang terdapat dalam manga Naruto ini yang jika saya masukkan semua dalam postingan ini tangan saya bisa keriting (haha).

Alasan ketiga karena di cerita Naruto terdapat pentingnya seorang teman. seperti yang dikatakan Uchiha Obito "Orang yang gagal dalam tugasnya adalah sampah namun, orang yang meninggalkan temannya lebih buruk dari sampah". dan yang dikatakan Naruto Uzumaki " Aku ini tidak punya orang tua, aku selalu merasa sendiri, sluruh orang didesaku memandangku dengan tatapan kebencian, mereka menganggapku monster, sampai-sampai keberadaanku pun tidak mereka hargai, tetapi ada satu orang yang mengakui keberadaanku, ia adalah orang yang pertama kali mengakui kalau aku ini ada, dan selamanya takkan ku biarkan ia pergi, ia adalah sasuke, sasuke adalah teman terbaikku". sebenarnya masih banyak sekali alasan saya menggemari Manga dan Anime Naruto, namun tiga diatas sudah mewakili semuanya. cukup sekian postingan ini apabila terdapat kata yang salah mohon maaf.
(Naruto adalah Manga terbaik)

Jumat, 28 November 2014

Bersepeda pada waktu olahraga

kali ini saya akan menceritakan pengalaman pribadi saya bersama teman-teman kelas sebelas IPA satu dari sekolah man bangkalan tercinta dan terkasih pada tahun ajaran 2014-2015. Yaitu Fun Bike . . .  yang artinya senang sepeda (hahaha). Pengalaman saya kali ini sangat jauh berbeda dari pengalaman ku yang lain pengalaman kali ini penuh canda tawa dan sedih juga ada. Pokoknya lengkap makanya rugi jika tidak baca.

Sebelum saya menceritakan kejadiannya alangkah baiknya saya bercerita dari persiapan Fun Bike atau seminggu sebelum kejadian. Pada waktu olahraga guru pembimbing kami yang biasa dipanggil pak Mahfud, beliau berkata bahwa minggu depan kita akan Fun Bike. Mendengar hal tersebut aku merasa sedih sekaligus bahagia. Kenepa demikian?  . . . .  sedihnya karena aku tidak memiliki sepeda ( hari gini gak punya sepeda) itu karena kalau sekolah aku pakai sepeda motor. DN bahagianya itu karena aku bisa Fun Bike bersama teman-temanku yang tersayang.

Setelah pelajaran olah raga selesai aku langsung nanya ke teman-teman kelasku siapa yang punya sepeda dua dan ternyata ada salah satu temanku yang punya sepeda dua, lalu setelah itu aku bilang kepadanya bahwa aku meminjam sepedanya selasa depan. Dia pun merespon opsitif dengan mengiyakan permintaanku (Alhamdulillah Ya Allah) . aku sangat senang, dan lebih bahagianya lagi dia itu tetangga dekatku jadi gampang untuk ngambil sepedanya (tidak perlu jauh jauh meminjam).

Pada minggu depannya aku dan temanku yang meminjamkkan sepedanya itu berangkat bareng ke sekolah . setibanya di sekolah aku dan dia masuk kelas dan langsung berbaris di lapangan sembari menunggu pak Mahfud. Beberapa menit kemudian dia langsung menyuruh kami untuk fun bike setelah memberi rutenya yang kira- kira kurang lebih sejauh 12 km. Kami langsung mengambil sepeda masing- masing  dan berangkat. Awalnya perjalanan kami lancar- lancar saja namun ditengah perjalanan ada salah satu temanku yang sepedanya rantainya lepas. Jadi kami berhenti dan membatunya, secara kelas kami ini memiliki jiwa solidaritas yang amat terangat sangat kuat. Kami membantu memperbaikinya, setelah dengan susah payah kami menyambung rantainya akhirnya sepedanya baik lagi dan kami pun langsung berpelukan. (Solidaritas dan kekeluargaannya sangat kuat bro).

Setelah itu kami langsung melanjutkan perjalanan lagi sambil berselfy-selfy ria. Sudah tak terasa kami sudah sampai lagi di sekolah. Kami langsung memasukkan sepeda masing-masing ke tempat parkir dan kembali ke kelas. Setibanya di kelas kami bercerita dan melihat hasil foto yang kami ambil pas waktu Fun Bike tadi. Ada yang lucu dan ada yang keren. Dan inilah akhir dari cerita pengalaman ku ber Fun Bike ria bersama teman-teman kelasku. Cukup seru kan sobat? (Iya kan l, please).

Teater


Seperti judul yang ada diatas kali ini aku akan mempost tentang pengalaman pribadi ber teater. Pada saat pelajaran seni budaya, ibu guru pembimbingku yaitu Bu Nunung memberikan penjelasan tentang Materi Teater. Setelah Ibu memmberikan penjelasan, beliau membagi kami menjadi 4 kelompok. Dan saya masuk di kelompok 1, selain membentuk kelompok ibu juga memberi tema pada teater setiap kelompok. Kelompok ku mendapatkan Teater Lenong, ya lenong yang dari betawi itu.

Awalnya aku dan teman kelompokku bingung untuk menentukan judul apa yang akan dibawakan nanti pada saat tampil. Akhirnya aku dan kelompokku sepakat untuk memberikan judul “SI PITUNG” yang terkenal sebagai pembela rakyat kecil. Kemudian aku dan kelompokku menggarap cerita tersebut dengan penuh semangat. Maka jadilah cerita dari Si Pitung yang kami garap dengan waktu yang singkat meski ceritanya tidak terlalu tepat (Melenceng).

Keesokan harinya kami berlatih teater tersebut tepat di tempat tampil. Tepat pada jam pulang sekolah sekitar jam 3 sore saat itu kami berlatih. Awalnya kami merasa tidak begitu cocok dengan ceritanya, namun setelah beberapa saat kemudian kami mulai mengerti alur dari cerita tersebut. Saat itu juga kami sempat mengalami masalah dengan satu anggota kelompok kami yang tidak masuk beberapa hari dikarenakan sakit. kami terpaksa menggantikan anggota kami yang sakit tersebut dengan anggota kelompok lain.

Dan tibalah saatnya kami tampil teater. Kami memakai properti yang mendukung peran masing-masing. Aku sendiri yang berberan sebagai Kompeni Belanda memakai aksesoris layaknya seorang jendral belanda. Di awal kami memperkenalkan peran yang masing-masing perankan.setelah itu dimulailah penampilan kami. Aku sendiri awalnya sangat nervous, namun semua itu aku lawan dan menunjukkan penampilan terbaik ku, begitupun dengan teman-teman kelompokku mereka menampilkan penampilan terbaik mereka. Scene demi scene berlalu tibalah saatnya kompeni melawan Si Pitung, yang diakhiri dengan terbunuhnya Si Pitung.

Akhirnya kami menutup penampilan ini dengan suasana tegang sekaligus lega. Para penonton dan guru pembimbing memberi tepuk tangan yang sangat meriah sekaligus tertawa ria. Kami kembali ke tempat duduk dan merenungkan kekurangan dari penampilan kami. Tibalah kelompok berikutnya untuk tampil. Setelah melihat penampilan dari kelompok 2 ini aku menyimpulkan bahwa kelompokku lah yang terbaik (hahaha sih aku ini).

Rabu, 26 November 2014

Martajasah

http://static.panoramio.com/photos/large/76010645.jpg 

     Martajasah adalah desa yang terletak di kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur Indonesia. Martajasah merupakan tempat Pesarean Syaichona KH Moh. Cholil bin Abdul Latif atau terkenal dengan sebutan Syaichona Cholil. Syaichona Cholil adalah kiyai besar dari kota Bangkalan yang sangat dihormati Beliau merupakan salah satu makhluk Allah yang memiliki kelebihan tersendiri, Meskipun tidak termasuk dalam walisongo, namun pola pikir dan perbuatannya bisa dikatakan sama dengan Wali.

     Meskipun Syaichona Cholil sudah wafat namun makamnya tidak pernah sepi oleh orang yang datang untuk Mendoakannya. Dan kuburannya selalu ramai oleh orang yang Berziarah, tidak hanya orang bangkalan saja yang datang untuk berziarah, namun orang-orang yang berasal dari luar pulau Madura juga sangat banyak sekali yang berziarah di Martajasah ini. selain Martajasah yang merupakan tempat Pesarean Syaichona Cholil yang Notabene adalah Ulama besar, banyaknya orang yang berkunjung adalah karena bangunan yang besar yaitu Masjid indah nan megah yang berdiri di Martajasah sana.

     Awalnya Martajasah tak sebesar seperti sekarang, dahulu tempat ini kecil dan sangat sederhana, Namun karena berkembangya zaman dan banyaknya orang yang Berziarah maka diadakanlah renovasi untuk memperbesar dan memperindah Martajasah. Setiap hari-hari besar disana diadakan Do'a dan ceramah Agama. Apalagi pada malam jum'at banyak sekali Santri-santri dari pondok-pondok yang datang untuk berziarah.

     Setiap hari-hari besar dalam islam disana tidak segan-segan untuk merayakannya, bahkan Habib Syekh Assegaf juga didatangkan untuk memipin Do'a dan shalawat bersama. Sehingga membuat orang-orang yang datang ke sana tidak merasa jenuh. Selain untuk tempat ziarah Dan berdo'a , Di sana ditempatkan lapangan untuk Shalat Eid Puasa Ramadan maupun Kurban. Namun tidak untuk shalat jum'at karena telah disediakan masjid di dekat Martajasah.

      Di sepanjang jalan Martajasah terdapat banyak sekali pedagang-pedagang yang menjual Karya-karya seni khas madura. barang itu seperti, Batik Madura, Pecot, Pisau, Baju khas madura dan lain sebagainya, yang bisa kita ibeli dan buat oleh-oleh kerabat dan saudara. itu semua hanya terdapat di Martajasah. Pokoknya Martajasah adalah tempat yang direkomendasikan untuk anda yang suka ber
Wisata Religi InsyaAllah tidak akan rugi.

Sabtu, 08 November 2014

Jam Tangan yang HIlang

Dinda, Azka dan Rizky. 3 Sahabat yang selalu dapat mengatasi masalah. Mereka sudah disebut sebagai “Three Detektiv”. Mereka memiliki analisa yang bagus, sehingga dapat menemukan barang yang hilang. Suatu hari, Dinda, Azka dan Rizky sedang berada di sekolah mereka. Sekolah Islam, dan tentu saja Dinda mengenakan kerudung (Azka dan Rizky tidak, karena mereka itu laki-laki).
“Kring… kring… kring.” Bel istirahat berbunyi. Mereka akan pergi ke kantin sekolah.
“Dinda, Azka, Rizky.” Panggil seseorang. Dinda, Azka dan Rizky menengok ke belakang. Ternyata itu Zalfa, anak perempuan yang kaya raya dan cantik.
“Ada apa, Zal?” Tanya Dinda.
“Ini, Arloji milikku menghilang, bisa tolong carikan tidak?” Jelas Zalfa.
“Bisa, terakhir kamu pakai dimana dan kapan?” Tanya Azka.
“Hilangnya baru tadi, saat aku melakukan Scary Job ke rumah anker bersam teman-temanku. Setelah itu aku gak tau keberadaan Arlojiku. Kumohon carikan. Arloji itu sangat mahal, Papaku membelinya di Thailand.” Jelas Zalfa.
“Oh, begitu. Jam berapa kamu ke rumah anker itu?” Tanya Rizky.
“Jam 6, tadi pagi.” Jawab Zalfa.
“Apa ada yang memegang tanganmu?” Tanya Dinda.
“Tentu saja Farach sahabatku memegang tanganku.” Balas Zalfa.
“Mungkin Farach yang mengambilnya. Aku akan mengintrogasikannya.” Ujar Rizky.
“Makasih ya, kalian akan sangat membantu. Tapi, aku jamin Farach gak mungkin mengambil Arlojiku. Dia bahkan tidak suka barang-barang yang berbau Thailand.” Gumam Zalfa.
“Kalau begitu, aku dan Azka akan menelusuri rumah anker itu, dan Rizky akan mewawancarai Farach.” Usul Dinda.
“Itu ide yang bagus. Karena istirahat hanya 20 menit, kita mencarinya saat pulang sekolah saja, ya.” Ajak Azka.
“I Agree.” Balas Dinda dan Rizky serempak. Zalfa meninggalkan Three Detektiv, Three Detektiv pun melanjutkan perjalanannya ke kantin.
Di Kantin…
“Percaya gak sih, kalau anak sebaik Farach mencuri Arloji milik sahabatnya sendiri?” Tanya Dinda heran.
“Percaya saja, manusia bisa melakukan apapun yang dia inginkan, gak terkecuali pada seorang sahabat yang baik.” Balas Rizky.
“Ya, bisa saja begitu, aku sering meminjam pensil Rizky tanpa Izin dan meminjam tanpa izin itu sama kayak mencuri, dan jujur saja aku ini sahabat yang baik.” Sambar Azka.
“Sahabat yang baik? Kalau kamu merasa kamu sahabat yang baik, kenapa kamu gak mau kasih tau aku jawaban soal nomor 14, tadi?” Tanya Rizky.
“Itu sih, masalah kamu. Sahabat yang baik itu, mencairkan otak temannya, bukan malah membekukan otak temannya. Jadi, aku ingin kamu berfikir sendiri.” Jelas Azka. Dinda, Rizky dan Azka tertawa karena logak suara Azka yang menggunakan Qolqolah.
“Kring… kring… kring.” Bel tanda sekolah usai berbunyi. Setelah menyalami guru. Three Detektiv segera berangkat ke rumah anker, namun Rizky tidak ikut, tugas Rizky mewawancarai Farach. Di perjalanan menuju rumah anker.
“Az, kok aku merinding gini, ya. Aku takut, nih.” Ucap Dinda gemetar.
“Tenang, Allah selalu ada di dekat kita dan selalu menjaga kita. Jadi jangan takut. Sudah ayo.” Ajak Azka semangat. Di halaman rumah anker sangat menyeramkan. Azka adalah anak Indigo, jadi semua makhluk adalah temannya. Sesekali Azka bicara sendiri. Mungkin berbicara dengan makhluk halus yang ada di sini.
“Teman, jangan ganggu temanku, dia baik kok, bukan penjahat. Hatinya juga selembut Kapas.” Ucap Azka kepada para makhluk gaib. Bulu Roma Dinda tidak lagi berdiri, mungkin karena para makhluk gaib itu sudah pergi.
“Azka, kamu berguna juga ya. Apa semua makhluk temanmu? Tanya Dinda.
“Jin jahat bukan temanku, dia musuhku, tapi kujamin di sini tidak ada mereka.” Jawab Azka. Dinda tenang. Sambil berjalan penuh hati-hati, Dinda dan Azka memasuki rumah tersebut. Rumah itu sangat gelap. Saking gelapnya, senter jam tangan Dinda saja tidak mempan menerangi ruangan tersebut. Tiba-tiba bulu Roma Dinda berdiri lagi.
“Azka, kenapa bulu romaku berdiri lagi? Tanya Dinda panik.
“Ada roh jahat di sini. Sebaiknya kamu baca surat apa saja.” Pinta Azka.
“Bismillah hirrohman nirrohim.” Ucap Dinda.
“Roh, kumohon jangan ganggu sahabatku. Pergi kau!” Perintah Azka. Dinda semakin Takut. Dinda merasakan Menginjak sesuatu.
“Dinda, kamu kenapa? Tanya Azka.
“Aku menginjak sesuatu, Az.” Jawab Dinda. Azka membungkuk dan mengambil benda yang Dinda injak. Ternyat itu adalah sebuah Arloji. Dinda dan Azka yakin bahwa ini Arloji milik Zalfa. Dinda dan Azka pun segera pergi dari rumah anker itu.
Saat sudah berada di depan sekolah. Dinda dan Azka mendekati Rizky, Zalfa dan Farach yang sedang mengobrol.
“Rizky, Zalfa, kami menemukan Arloji Zalfa, nih.” Ucap Dinda.
“Hah? Ini Arlojiku, Rizky benar, Farach yang mengambilnya. Itu milik siapa? Tapi, bentuknya sangat mirip dengan Arlojiku, ya.” Gumam Zalfa.
“Lah? Kok bisa, sih. Ini punya siapa? Tanya Azka heran.
“Farach, kamu menyusahkan sekali, lain kali, berfikirlah sebelum mengambil barang milik orang lain. Sekarang aku bingung milik siapa Arloji ini.” Ujar Dinda. Dinda merasa ada yang memegangnya. Saat dia berbalik badan, sesosok makhluk aneh berbicara.
“Kembalikan Arlojiku.” Ucap makhluk halus itu. Dinda dan yang lain gemetar, Dinda segera melempar Arloji itu dan LARIIIII!!!!